Kopi Robusta Versus Arabica, Mana yang Paling Baik?

January 23, 2021 by No Comments

Kopi sudah menjadi gaya hidup masyarakat tidak hanya di negara berkembang, tetapi negara maju pun. Minum secangkir kopi orisinal atau menambahkan bahan pelengkap lain bisa menjadi referensi penikmat kopi. Kopi campur susu yang menjadi latte dan cappuccino memang fenomenal akhir-akhir ini. Di antara jenis kopi di Indonesia, Anda pasti mengenal kopi robusta dan arabica.

Mengenal kelebihan kopi robusta dan arabica

 

Anda bisa saja menikmati dua jenis kopi ini kapan saja, tetapi sudahkah mengetahui kelebihan masing-masing kopi ini? Yuk, simak ulasan mengenai perbedaan biji kopi robusta dan arabica berikut!

1.  Penanaman dan pengolahan

Robusta memiliki kelebihan produksi yang lebih berlimpah sebab bisa ditanam di dataran tinggi mulai 700-1200 mdpl saja. Setelah ditanam, pohon kopi akan mulai berbuah setelah 2,5 tahun dan bisa lebih cepat dari segi pemanenan.

Sedangkan kopi arabica bisa ditanam di dataran tinggi dan dingin, tetapi lebih lama masa panen. Setelah berbuah, kopi bisa panen dalam waktu satu tahun, lho! Produksi arabica di Indonesia sangat sedikit dibandingkan dengan robusta yang mencapai 83 persen dari total panen.

2.  Citarasa kopi

Robusta memiliki citarasa yang agak lebih pahit, lebih asam dan kental dibandingkan dengan arabica. Bau yang agak tajam membuat robusta bisa menjadi pilihan orang-orang yang suka kopi pahit.

Sedangkan kopi arabica memiliki kelebihan terkait aroma yang harum dan sensasi rasa yang tidak terlalu pahit. Bagi orang yang suka dengan kopi latte atau cappuccino, bisa memilih jenis kopi arabica atau robusta sesuai selera.

3.  Harga

Harga kopi robusta lebih murah dibandingkan jenis arabica karena masa panen lebih cepat. Setidaknya produksi kopi di Indonesia yang cukup besar bisa memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri hingga luar negeri.

4.  Kandungan kafein

Jenis robusta memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi, alih-alih secangkir kopi arabica. Kadar kafein robusta yang bisa mencapai dua kali lipat dibandingkan arabica bisa membuat Anda begadang lebih lama. Kalau memang berniat melek sepanjang malam, sebaiknya konsumsi robusta saja, ya!

5.  Kadar lemak dan gula

Berdasarkan penelitian menyebutkan bahwa jenis arabica mengandung kadar lemak dan gula yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis robusta. Tak heran kalau orang yang berencana menjalankan program diet, sebaiknya memilih robusta yang lebih aman. Selama dikonsumsi dalam jumlah wajar, kopi bisa membuat Anda lebih semangat, otak terstimulasi dengan baik serta bisa menurunkan berat badan secara signifikan.

Mengenai kelebihan dan kekurangan jenis kopi robusta dan arabica di atas bisa menjadi pertimbangan Anda. Pastikan saja Anda tidak mengonsumsi kopi sebelum makan karena bisa meningkatkan kadar asam lambung dalam tubuh. Dampak kenaikan asam lambung yang disepelekan bisa memicu masalah lebih serius seperti maag kronis, GERD dan penyakit asam lambung. Yuk, menikmati secangkir kopi tanpa berlebihan demi menjaga kesehatan diri sendiri!